Saddam dan Khadafi – Pemimpin Muslim yang Tumbang di Era Modern

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
 
“Pemimpin Muslim yang melawan sistem global akan selalu dibungkam—oleh peluru, oleh propaganda, atau oleh rakyatnya sendiri.”
---
Muammar Khadafi – Dari Revolusioner ke Sasaran NATO.
Khadafi, anak padang pasir yang naik jadi pemimpin Libya lewat revolusi tanpa darah. Ia mengusir raja boneka, menasionalisasi minyak, dan membangun negara dengan prinsip khas: "Jamahiriya"—kekuasaan rakyat langsung.

Ia gratiskan listrik, pendidikan, dan rumah sakit. Rakyat Libya hidup dalam standar hidup tertinggi di Afrika.

Namun, kekuasaan yang terlalu lama membuatnya tertutup terhadap kritik. Rakyat mulai gelisah, terutama generasi muda yang terpapar dunia luar.

Tahun 2011, Arab Spring meledak. NATO ikut campur.
Khadafi dihancurkan, diseret, dan dibunuh di jalan oleh bangsanya sendiri.
---

Saddam Hussein – Nasionalis Keras yang Tak Mau Tunduk.
Saddam Hussein adalah simbol kekuatan Irak. Ia bangun infrastruktur, militer, dan menjadikan Irak salah satu negara Arab paling berpengaruh. Ia menolak Israel, melawan Amerika, dan menjaga harga diri bangsanya.

Namun, ia juga terkenal otoriter. Ketika Irak menyerang Kuwait, itu dijadikan alasan oleh Amerika untuk menyerbu balik.

Tahun 2003, Irak diserang. Saddam ditangkap, diadili di pengadilan buatan asing, dan digantung pada hari raya Idul Adha.
---

Antara Diktator dan Pahlawan
Bagi Barat, mereka diktator.
Tapi bagi banyak Muslim, mereka simbol perlawanan terhadap imperialisme modern.

Mereka tidak sempurna. Tapi jatuhnya mereka menyadarkan kita betapa pemimpin yang berani menantang sistem global tidak akan dibiarkan hidup lama.
---
Kita butuh pemimpin Muslim yang kuat tapi juga adil, berani tapi rendah hati, melawan musuh tapi mencintai rakyat.

Dan kita sebagai rakyat, jangan hanya jadi pengamat sejarah—tapi bagian dari kebangkitan Islam.

“Sebagaimana keadaan umat, begitulah pemimpin yang akan Allah bangkitkan untuk mereka.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pasal-Pasal UUD 1945 Tentang HAM

Al-Husen bin Ali – Syahid Karbala dan Tragedi Kezaliman Umat Sendiri